“Kurangi kecepatan. Saya takut!”
Ternyata motor tetap saja melaju cepat. Perempuan itu kembali mengatakan hal yang sama. Kali ini, kekasih prianya menjawab,
“Tenang saja. Ini yang namanya seru.”
“Tolong, kurangi kecepatan. Ini tidak seru tapi menakutkan,” kata si perempuan.
“Kalau begitu, bilang dulu, “I love you” dan saya akan kurangi kecepatan,” kata si pemuda.
“Baiklah. I love you. Ayo, kurangi kecepatan!” ujar si perempuan.
“Sekarang, peluk saya erat-erat,” pinta si pemuda.
Perempuan itu menurut. Sesaat kemudian, si pemuda itu berkata,
“Sekarang, tolong lepaskan helm saya. Coba pakai helmku.”
Ternyata si pemuda sadar, rem rusak ketika sepeda motor melaju cepat. Tapi tak mau mengatakan yang sebenarnya kepada kekasihnya. Karena tahu bahaya yang mengancam, ia lalu minta kekasihnya mengucapkan “I love you”, merasakan pelukan terakhirnya, menyuruhnya memakai helmnya agar selamat dan bisa hidup terus.
Hidup itu misteri. Kita tak pernah tahu, esok apa yang akan terjadi. Mungkin kita tak bisa hidup untuk melihat hari esok. Kadang, kita harus mengatakan sesuatu kepada seseorang, tapi tak punya waktu untuk melakukannya. Jadi, luangkanlah waktu 5 menit untuk mengatakan kepada seseorang yang anda kasihi. Anda mencintainya karena kita tak pernah tahu, kapan hari terakhir hidup kita. Katakan sekarang dan jangan ditunda.
No comments:
Post a Comment